Bahaya Permen Rokok

permen_rokok_110911110941_llSuatu hari, saat menjemput anak sekolah, Hudza, menceritakan pengalamannya hari itu di sekolah. Sembari asyik bercerita, ia menuturkan bahwa teman sekelasnya memberinya sebuah permen. Kayaknya bukan sembarang permen. Dari mimic dan tutur katanya, itu adalah permen yang memiliki kesan tersendiri baginya. Ia menyebutnya permen rokok.

Ya, permen rokok. Dari bentuk dari penampilannya layaknya rokok beneran. Dengan penuh semangat, ia menuturkan bahwa rasa permen itu enak. Dan, yang paling berkesan baginya kayaknya bentuknya itu yang menyerupai rokok.

Saya pun mencoba mendalami perasaannya kala menikmati permen rokoknya tersebut. “Mas Hudza, bukankah rokok itu tidak boleh dan tidak bagus untuk kesehatan?” tanyaku. “Inikah hanya rokok-rokokan, Bi. Inikah hanya permen, bukan rokok beneran.”

Barangkali ini hanya sebatas pengalaman kecil yang kadang bagi sebagain orang tua tidak begitu memperdulikannya. Namun, bagi saya, sebagai salah seorang orang tua, memiliki cara pandang tersendiri terkait dengan hal ini kecil ini dan boleh dibilang remeh. Bagi saya, ketika anak telah terbiasa dengan sesuatu dan merasa nyaman dengan sesuatu tersebut, boleh jadi ini akan membekas dan memiliki tempat tersendiri dalam jiwanya.

Kita ambil contoh permen rokok ini. Mungkin awalnya anak akan merasa nyaman dan senang dengan model dan bentuk permen tersebut. Dan, kayaknya tidak terbesit dalam benaknya untuk mengingkarinya. Lama-kelamaan, ia akan tersebiasa dengan kondisi di sekitarnya, dengan para perokok yang seolah-olah tidak lagi memikirkan sama sekali madhorat di baliknya. Anak akan berpandangan bahwa orang yang merokok adalah hal biasa. Bahkan, boleh jadi suatu saat ia akan mencoba mencicipi rokok beneran. bahaya khan?!x2_121137f

Yang menjadi pertayaan dalam benak saya, apa motif pelaku bisnis permen rokok ini, terutaman produsennya? Apakah tujuannya semata-mata membuat variasi permen yang menarik bagi anak? Ataukah ada maksud tersembunyi yang ingin memperlancarkan para pelaku bisnis rokok di tanah air ini, sehingga anak tidak asing lagi dengan budaya merokok sendari kecil? Apakah sudah tidak ada lagi modifikasi permen yang sesuai dengan dunia anak? Kenapa harus memilih bentuk dan rupa rokok ini?

mann005Sebagai orang tua, sepatutnya kita was-was melihat kondisi anak-anak kita seperti ini. Sadar atau tidak kita memiliki beban berat dalam mengarahkan anak-anak kita kea rah yang baik dan membiasakan perilaku yang baik sejak dini. Tidak ada salahnya kita menayakan jajan apa saja yang baru saja dibeli oleh anak-anak kita. Bukan untuk intervensi, tapi semata-mata untuk menjaga anak-anak kita dari hal-hal yang dapat membahayakan masa depan mereka. Wallahul musta’an.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: