Merebut Hati Istri (1)

Berikut wasiat Ibnu Hambal kepada putranya di Hari Pernikahannya, “Wahai putraku, engkau takkan mampu meraih kebahagian dalam rumah tangga, kecuali dengan menerapkan sepuluh hal kepada istrimu. Jagalah baik-baik wasiat ini.

Pertama dan kedua, wanita itu senang bila dimanja dan suka ungkapan cinta. Maka, janganlah engkau terlalu pelit untuk mengungkapkannya kepada istrimu. Bila engkau berlaku pelit dalam masalah ini, maka sesungguhnya engkau telah membangun tembok pemisah antara dirimu dan istrimu. Akan terasa kering dan kurang kasih sayang.

Ketiga, wanita itu membenci laki-laki yang keras dan kaku, namun ia akan mempermainkan laki-laki yang lemah tak punya pendirian. Maka, tempatkan sifat-sifat tersebut pada tempatnya. Sebab, hal itu akan mendatangkan cinta dan mengundang ketenangan.

Keempat, Wanita itu senang ‘sesuatu’ yang ada pada suaminya, sebagaimana suami senang ‘sesuatu’ yang ada pada istrinya.  Sesuatu tersebut tak lain adalah ucapan yang baik, penampilan yang menawan, baju yang bersih, aroma yang harum. Usahakan kondisimu seperti itu.

Kelima, rumah laksana singgasana wanita. Di dalamnya, seorang wanita merasa seakan-akan tengah duduk di singgasana dan sebagai ratunya. Jangan sekali-kali engkau meruntuhkan singgasana tempat ia hidup. Jangan sampai engkau menganggu singgasananya. Bila engkau melakukannya, sama artinya engkau telah merongrong kerajaanya. Tak ada yang dianggap musuh oleh seorang raja selain orang yang berusaha merongrong kerajaannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: