Kalimatullah

Dari Abu Musa RA, ia berkata, “Seorang sahabat pernah bertanya kepada Rasulullah SAW, “Seseorang yang berperang karena harta rampasan, ingin disebut-sebut (sebagai pahlawan), dan karena ingin melihat kedudukannya, maka siapa (di antara mereka) yang fi sabilillah?” Rasulullah SAW menjawab, “Siapa yang berjuang agar kalimat Allah menjadi tinggi, maka dia berjuang di jalan Allah.” (HR. Bukhari).

Berjuang di jalan Allah adalah satu amalan mulia dalam Islam. Yaitu, perjuangan menegakkan kalimat Alllah SWT di muka bumi ini. Barangkali masih ada di antara kita yang bertanya-tanya, apa sebenarnya makna kalimatullah yang menjadi dasar perjuangan seorang muslim? Apa saja yang termasuk cakupan makna Kalimatullah, sehingga seorang muslim bisa menancapkan niatnya atas dasar makna-makna yang terkandung dalam istilah Kalimatullah ini?

Para ulama telah menyampaikan banyak pengertian perihal makna yang terkandung dalam istilah Kalimatullah ini. Di antara mereka ada yang berpendapat bahwa yang dimaksud dengan Kalimatullah adalah Dakwah Tauhid. Yaitu, berjuang suapaya dakwah Laa ilaaha illallah tegak dan menyebar di muka bumi. Misi inilah yang dibawa oleh para mujahidin dan para dai sejak masa Nabi SAW. Faktor inilah yang mendorong jiwa para mujahid dan dai tetap teguh dan tegar di atasnya, emski berbagai rintangan menghalangi langkah-langkah meraka.

Ada yang berpendapat, bahwa makna Kalimatullah adalah agama Islam itu sendiri. Jadi, perjuangan seorang muslim mestinya didasari karena memperjuangan agama Islam ini. Yaitu agama yang diridhai oleh Allah SWT. Agama yang telah mengisnpirasi para mujahidin untuk membela dan memperjuangankannya dari serangan-serangan para musuh Allah yang menginginkan cahaya agama ini redup dan padam.

Ada yang berpendapat, bahwa Kalimatullah yang harus diperjuangkan setiap muslim adalah seluruh syariat Allah yang diturunkan demi kemaslahatan manusia. Jadi, dorongan seorang muslim untuk berjuang sampai titik darah penghabisan adalah demi tegaknya syariat Allah di muka bumi ini dan diterakkan dalam seluruh aspeknya.

Ada yang berpendapat, yang dimaksud dengan Kalimatullah adalah Hujjah Allah. Artinya, perjuangan seorang muslim bertujuan supaya hujjah dan bukti kebenaran Allah tegtak di muka bumi ini, sehingga tidak ada lagi alasan bagi manusia ketika kelak di akhirat dimintai pertanggungjawaban atas segala amalannya.

Lebih jelasnya, perjuangan seorang muslim demi tegaknya Kalimatullah ini ditegaskan oleh Allah Ta’ala dalam surat At-Taubah ayat 40, Allah Ta’ala berfirman, “Jikalau kamu tidak menolongnya (Muhammad), maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah) sedang dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, di waktu dia berkata kepada temannya, “Janganlah kamu berduka cita, Sesungguhnya Allah beserta kita.” Maka Allah menurunkan keterangan-Nya kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Al-Quran menjadikan orang-orang kafir Itulah yang rendah. dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (At-Taubah : 40). Wallahu a’lam bish shawab.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: